4 Kelebihan Dari Asuransi Jiwa Syariah

Himi Show – Sistem keuangan syariah saat ini tengah menjadi sebuah trend. Sistem syariah ini juga mulai merambah pada salah satu produk keuangan jangka panjang yaitu asuransi jiwa syariah. Dibalut dengan syariat agama Islam, tentu Anda yang menggunakan produk keuangan satu ini, tidak usah khawatir melakukan kegiatan yang tidak sesuai dengan syariah.  

Seperti asuransi jiwa lainnya, asuransi jiwa syariah tetap menawarkan proteksi resiko, yang berbeda adalah prinsip menjalankan bisnis tersebut. Di dalam asuransi syariah ini, Anda akan merasakan beberapa keuntungan yang tidak didapatkan pada asuransi konvensional. Apa saja kelebihan dari asuransi jenis ini? Berikut uraiannya :

1. Mengusung konsep tolong menolong

Asuransi syariah menggunakan prinsip tolong menolong. Jadi, ketika Anda membeli asuransi syariah, secara tidak langsung Anda menolong nasabah lain yang membutuhkan dengan cara berdonasi. Dengan begitu, Anda tidak akan kehilangan dana selama berinvestasi.

Lebih dari itu pada periode tertentu keuntungan yang diperoleh akan dibagi rata sehingga semua pihak terkait akan merasa tenang sebab dana yang sebelumnya dibayarkan benar-benar aman.

2. Menggunakan konsep risk sharing, bukan risk transfer

Asuransi konvensional seringkali menerapkan konsep risk transfer, dimana kerugian tidak berada pada perusahaan melainkan pada nasabah. Sedangkan asuransi syariah ini mengusung konsep risk sharing. Dimana nasabah akan memperoleh keuntungan dari premi yang sebelumnya telah dibayarkan.

3. Tidak ada istilah dana hangus karena menganut konsep titipan (wadiah)

Di dalam asuransi syariah tidak dikenal istilah uang hangus karena nasabah bisa mendapatkan kembali uangnya walaupun belum datang jatuh tempo. Berbeda dengan asuransi konvesional, yang mana uang yang sebelumnya disetor bisa hangus apabila nasabah terlambat membayar premi.

Asuransi syariah memang tidak memberlakukan konsep uang hangus ini sebab asuransi jenis ini menggunakan konsep wadiah atau titipan. Jadi uang yang telah disetor nasabah memungkinkan untuk dikembalikan namun sebelumnya uang tersebut sudah dipisahkan daru rekening tabarru’.

Sementara itu untuk biaya operasionalnya akan dibebankan pada pihak pemegang poli dan terbatas di kisaran 30% dari premi yang ditentukan.

4. Lebih transparan

Sistem yang berlaku pada layanan asuransi jenis syariah ini lebih transparan apabila dibandingkan dengan asuransi biasa. Jadi sedari awal Anda akan dijelaskan perihal berapa banyak bagian pengelola, maupun berapa banyak untuk pemegang polis.

Sebagai contoh, presentase tabarru 70% dan ujroh 30%. Sedangkan pada asuransi konvensional, 100% perusahaan yang memiliki, dengan kebijakan sesuai perusahaan masing-masing.

Demikian 4 keuntungan dari asuransi syariah, tentunya ini akan sangat bermanfaat bagi Anda yang ingin memiliki produk keuangan jangka panjang. Anda juga bisa memilih asuransi jiwa syariah yang saat ini juga sudah mulai bermunculan. Jangan menunda untuk memiliki asuransi, sebab semakin dini Anda memulainya, maka semakin matang pula persiapan Anda untuk menyambut masa depan yang lebih baik.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *